BreakingNews

Natalis Tabuni Janji akan Lakukan Pemekaran Distrik untuk Dekatkan Pelayanan Pemerintah

JURNALTIMUR.COM Calon Bupati Intan Jaya Nomor Urur 3,  Natalis Tabuni kembali menyatakan bahwa pemekaran distrik dan kampung merupakan jalan untuk mendekatkan pelayanan pemerintah kepada warga. 

Dengan adanya aparat pemerintah yang dekat dengan rakyat dapat terjawab keluhan selama ini tentang aparat pemerintah yang tidak berada di tempat saat masyarakat membutuhkan.

Natalis  Tabuni dan Yan Kobogeyauw
Natalis juga menyampaikan bahwa distrik dan kampung  dimana aparat pemerintah dan rakyat saling dekat dan mengenal permasalahan masing-masing dapat memuluskan usulan-usulan program bersama demi pembangunan kesejahteraan masyarakat.

Hal ini disampaikan Natalis Tabuni saat berkampanye di distrik Sugapa, Ibukota Kabupaten Intan Jaya 28 November 2016. Bersamaan dengan Natalis, dalam kampanye ini juga hadir calon wakil Bupati Intan Jaya Nomor Urut 3, Yan Kobogeyauw, pimpinan partai pendukung Natalis Tabuni- Yan Kobogeyauw, dan  Ketua Tim Sukses Pasangan  Jakobus Labene. 

“Dalam waktu dekat akan dilakukan pemekaran distrik dan kampung.  Itulah gunanya kami lanjutkan kepemimpinan periode kedua," kata Natalis yang saat ini menjadi Bupati Non Aktif karena ikut dalam pilkada. 

Natalis menjelaskan fokus program pasangan calon urut 3 adalah Intan Jaya Pintar,  Intan Jaya Sehat dan Intan Jaya Sejahtera. Natalis menepis anggapan sebagian kalangan yang menyatakan banyak sekolah dan puskesmas berantakan selama 5 tahun ini. 

 “Kami bukan berdiam diri tetapi semua butuh proses. Saat ini sedang terjadi pembangunan 8 KM jalan ke Enarotali, jembatan Kali Kemabu  dan pemekaran 111 kampung SK.  Oleh karena itu program yang ditetapkan akan kita lanjutkan,” tutur Natalis Tabuni.

Natalis menambahkan, nantinya dalam periode kedua kepemimpinannnya, Intan Jaya akan terintegrasi karena pembangunan infrastsruktur telah selesai.  "Jika pembangunan saat ini dilanjutkan agar tidak terjadi putus program dan tidak bikin hal yang sama sekali baru. Saya yakin lima tahun ke depan kita lihat  Intan Jaya akan berubah ke arah yang lebih baik,” pungkas Natalis.

Ditempat yang sama, calon Wakil Bupati, Yan Kobogeyauw mengatakan, terpilihnya pasangan nomor urut 3 nantinya, adalah membuka isolasi daerah untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

 “Kami ingin meningkatkan pelayanan kesehatan ke masyarakat, kami ingin Intan Jaya tetap aman dan tertib, semua ini semata-mata demi kepentingan rakyat semata,” ujar Yan Kobogeyauw.

Yan menjelaskan dengan pembukaan isolasi maka Sugapa bisa sama dengan Nabire. Karena itu ia mengharapkan dukungan masyarakat Intan Jaya. 

"Jika kami dipilih menjadi bupati dan wakil bupati kembali maka kami akan usahakan kesejahtraan. Oleh karena itu hal-hal kecil yang kami lakukan hargailah itu dan dikasih kesempatan untuk kami mau lanjutkan pekerjaan sisa yang belum kami selesaikan," katanya. 

Sementara itu, Ketua Tim Sukes pasangan Nomor Urut 3 Jakobus Labene menegaskan bahwa apapun pembangunan pasti ada aturan dan proses. Dia mengajak agar masyarakat Intan Jaya tidak saling bermusuhan. 

"Menyangkut pembangunan, kita semua orang baru jadi kita tidak bisa salahkan siapa-siapa," ujarnya. (*) 

1 komentar:

  1. Selama pemerintahan jokowi-jk
    yang namanya memekara-pemekaran
    itu sudah di blok jadi percuma

    BalasHapus