BreakingNews

Dishub Ende : 29 Kendaraan DAK Ditarik Untuk Didata Ulang



 
Kendaraan DAK Parkir berjejer di halaman Dishub Ende untuk diperiksa kelengkapan surat – surat dan kondisinya (Foto : JurnalTimur/Simon Welan)
JURNALTIMUR.COM,-Sebanyak 29 kendaraan DAK bantuan pemerintah pusat untuk pelayanan transportasi bagi daerah terpencil yang tidak dapat dijangkau angkutan umum hari ini Rabu (18/10/2017) ditarik Dinas Perhubungan (Dishub)  untuk pendataan kembali oleh Dinas Pendapatan dan Aset Daerah Kabupaten Ende. 


Sebelum dilakukan pendataan ulang oleh Dispenda, para pengelola atau ketua kelompok pengelola mendapat arahan dari Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Ende, Barnabas L. Wangge yang menuturkan betapa pentingnya pengelolaan yang benar terhadap kendaraan DAK ini agar tidak terjadi kesalahan fatal yang mengakibatkan kendaraan itu tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat padahal tujuan utama pengadaan kendaraan DAK tersebut semata-mata memberikan pelayanan transportasi yang prima kepada masyarakat.


"Selama ini sistem pengelolaan kendaraan itu lebih banyak tidak sesuai prosedur yang ada sehingga Dishub sangat sulit untuk mengawasinya" kata Wangge.


Nabas Wangge menambahkan dari hasil pertemuan dengan pengelola disepakati akan dilakukan pembenahan kontrak yang akan melibatkan camat dan kepala desa setempat guna pengontrolan terhadap kendaraan tersebut.


Pertemuan antara para pengelola, Dishub dan Dispenda di ruang Pertemuan Dishub Ende (Foto : JurnalTimur/Simon Welan)

"Karena kendaraan ini merupakan bantuan pemerintah untuk masyarakat maka dalam pengawasannya juga kita akan melibatkan para camat dan kepala desa untuk sama-sama melakukan pengontrolan terhadap kendaraan tersebut" tambahnya.


Pantauan JurnalTimur di halaman Kantor Dinas Perhubungan Ende terlihat belum semua kendaraan dan pengelola tidak hadir dalam pendataan ini. Kepada mereka yang saat ini tidak hadir Kadis yang pernah menjadi wali kota Dili ini mengatakan akan mendatangi mereka untuk melakukan pendataan seperti yang lainnya juga. 


"Diundang tapi tidak hadir disini maka kita yang akan datang melakukan pendataan di tempat mereka berada" tutupnya. (welano)

Tidak ada komentar