BreakingNews

Ini alasan, Hugo Parera Kritik Fadli Zon

JURNATIMUR---Seringnya kebijakan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dikritisi oleh politisi-politisi dari partai oposisi, menjadi alasan bagi Politisi PDIP, Andreas Hugo Pareira untuk membela Presiden.

Andreas menilai pernyataan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon yang menyebutkan bahwa Presiden Joko Widodo tak layak melanjutkan kepemimpinannya di periode berikutnya tidak mempunyai dasar argumentasi yang objektif. 
Politisi PDI, Andreas Hugo Parera 

"Saya melihat pendapat pak Fadli Zon tidak mempunyai dasar argumentasi yang objektif. Subjektifitas Pak Fadli Zon sebagai bagian dari partai di luar pemerintahan lebih dominan ketimbang secara objektif menilai kinerja pemerintahan jokowi 3 tahun terakhir ini," ujar Andreas kepada contributor jurnaltimur,  Kamis (1/2/2018). 

Lanjut Andreas, meskipun masih banyak yang harus dilakukan dan dibenahi, namun Pemerintahan Jokowi secara mencolok sudah melakukan gebrakan perubahan, baik pembangunan fisik melalui infrastruktur transportasi, listrik, irigasi hingga air bersih. 

"Juga peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat, pendidikan dan pengendalian harga dan daya beli masyarakat terhadap kebutuhan-kebutuhan pokok. Rakyat sudah merasakan hasil pembagunan meskipun ini baru tahap-tahap awal hasil pembangunan," tegasnya. 

Hal tersebut juga kata Anggota Komisi I DPR RI ini dibuktikan oleh berbagai hasil pooling yang menunjukan tingkat kesukaan dan tingkat kemungkinan keterpilihan Jokowi yang jauh melampaui kandidat-kandidat Calon Presiden lain diatas 40-an persen.

"Sehingga “lawan” terberat yang kemungkinan dihadapi Jokowi ke depan memang opini-opini negatif yang cenderung imaginatif, kampanye hitam untuk men-down grade tingkat kesukaan dan tingkat keterpilihannya pada pilpres 2019 yang akan datang,"pungkasnya. (Hol/fadli)

Tidak ada komentar