BreakingNews

Korban Kebakaran di Manggarai Terima Bantuan KPM dan Pendamping PKH




JURNALTIMUR.COM,- Setelah terkena musibah kebakaran rumah pada 30 Desember 2018, keluarga Isfridus Ngkareng salah satu keluarga Penerima Manfaat ( KPM) Program Keluarga Harapan ( PKH)  Warga kampung Waka Desa Ndehes Kecamatan Wae Ri'i Kabupaten Manggarai  Provinsi Nusa Tenggara Timur menerima bantuan 500 Kg beras dan dana Rp 4 Juta. Dana ini  diberikan  dari sesama KPM  dan   pendamping PKH  kabupaten Manggarai, Jumat 25 Januari 2019 sebagai salah satu kegiatan peduli kasih terhadap keluarga besar PKH yang tertimpa musibah. 


"Kita bangga sesama KPM punya peduli kasih  dan solidaritas yang tinggi terhadap sesama KPM" kata Heri Harmin kordinator Kecamatan ( Korcam) pendamping PKH kecamatan Wae Ri'i kabuapten Manggarai kepada JURNAL TIMUR.com Sabtu,26 Januari 2019.


Dia menyampaikan bantuan alakadar yang diberikan kepada korban  KPM PKH merupakan tindakan peduli kasih terhadap sesama. KPM PKH yang merupakan masyarakat miskin yang harus disentuh agar tetap semangat dalam menjalankan kehidupan. 


"Semangat solidaritas memang kita sudah tanamkan secara bersama -sama di keluarga besar PKH,"katanya.


Dia bangga dengan KPM di wilayah setempat meskipun keluarga dengan ekonomi rendah  tetap mempunyai kepudulian terhadap sesama.  "Saya berharap kegiatan peduli kasih dan semangat seperti ini terus dibangun, karena dengan kegiatan ini, sesama kita yang terkena bencana dapat terbantu dan kembali semangat menjalankan hidup ,tidak  terus larut dalam kesedihan" ujar Heri


Dari musibah kebakaran yang menimpa korban menjelang hari tutup tahun 2018 ini, rumah milik keluarga korban rata tanah dilalap si jago merah, keluarga  mengalami kerugian sekitar Rp.43 .236.000  dan kembali mulai dari titik nol agar bisa kembali membangun rumah baru.


Sampai dengan saat ini keluarga korban tinggal di  rumah darurat sederhana dengan ukuran yang sangat sempit  dibangun warga kampung Waka  secara gotong royong.


Impian korban ingin kembali membangun rumah masih dalam tahap rencana sambil menunggu berkah Tuhan lewat aliran kasih dari sesama. "Kita belum punya modal ,masih rencana untuk bangun rumah baru" kata salah satu korban.


Dengan adanya bantuan dana dari keluarga besar PKH ini,  impian itu pelan-pelan akan terpenuhi dan terus berdoa agar rumah baru bisa segera dibangun.


Sementara Istri Isfridus, Elisabet Nilut   saat menerima bantuan tersebut merasa berterima kasih kepada keluarga besar PKH karena bantuan tersebut sangat berarti untuk kehidupan keluarganya . " "Sangat luar biasa ,sudah dibantu dana PKH,kini keluarga sesama KPM dan pendamping PKH datang membantu keluarga kami " urainya.


Dia mengatakan pasca musibah kebakaran rumah keluarganya dihantui rasa cemas  memikirkan biaya hidup dan sekolah dari keluarga kecilnya dengan empat orang anak "Rasa cemas itu pelan-pelan mulai hilang  dengan adanya bantuan dari sesama" katanya sambil berlinangkan air mata.


Hadir dalam penyerahan bantuan tersebut para Pendamping PKH di kecamatan Wae Rii dan KPM Desa Ndehes bersama-sama memberikan bantuan kepada korban.( Rony)

Tidak ada komentar