BreakingNews

Selamat "Pesta Perak Imamat", Pastor Neles Tebay


Pastor Neles Tebay, Pr. 

JURNALTIMUR.COM. Pastor Neles Tebay,Pr,  akan merayakan 25 tahun menjalani hidup sebagai imam Katolik. Perayaan ini jatuh pada 28 Juni 2017. Ini berarti juga 25 tahun lalu, tepatnya 28 Juni 1992, Pater Neles menerima tahbisan imamat. Tanggal Tahbisan ini tertera dalam buku "Katalok Unio Indonesia 2017". 


Perayaan 25 tahun atau sering disebut perayaan perak, sungguh menjadi moment perayaan penuh syukur dan sukacita bagi mereka yang menjalani, termasuk bagi seorang  pastor.


Selalu saja momen yang demikian, membuat setiap yang merayakan untuk menoleh ke belakang, lalu berhenti sejenak untuk menatap hari-hari selanjutnya. Tak semua hal yang dilalui dalam hidup penuh kegembiraan. Ada suka ada duka dan itulah hidup.Dalam hidup imamat , perayaan ini juga bukti dari sebuah kesetiaan pada panggilan.


Dalam menghayati panggilan imamat ia tidak hanya berdiri di atas mimbar untuk memimpin misa dan berkotbah, melainkan melaksanakan semua keprihatinan sosial dalam tindakannya.


Pastor Neles dikenal sebagai  nara sumber terpenting untuk masalah Papua. Ia tidak tinggal diam menghadapi berbagai masalah yang menyangkut Papua. Justru yang selalu ia tunjukkan adalah komitmen yang tinggi terhadap upaya penegakan keadilan dan perdamaian di Tanah Papua.


Pastor Neles dikenal sebagai koordinaror Jaringan Damai Papua (JDP). Ia selalu mendorong dialog Papua-Jakarta. Artikelnya tersebar di berbagai media dan buku-buku yang ditulisnya. 

Pastor Neles, sering tampil menjadi pembicara seminar dan diskusi. Reputasi di bidang akademis, sosial dan keagamaan yang tidak diragukan lagi. Ia bergaul dan membuka diri dengan siapa saja.


Pastor Neles Tebay  lahir di Kamu Utara, Dogiyai, Papua,13 Februari 1964. Tahun 1983-1990 studi di Seminari Tinggi antar diosesan di STFT Fajar Timur, kampus "Yerusalem Baru" Abepura.

Tahun 1995-1997 belajar di East Asian Pastoral Institut-Ateneo, Universitas Manila, Philipina dan melanjutkan studi di Universitas Kepausan Urbanianum-Roma. Tahun 2000 meraih gelar Doktor Misiologi pada Universitas Kepausan itu.

Pastor Neles pernah menjadi wartawan The Jakarta Post (1998-2000) dan sebelumnya wartawan Tifa Irian (1984-1994). Sekarang Ketua STFT Fajar Timur. Pastor Neles Tebay mendapatkan penghargaan dari The Tji Haksoon dari Yayasan Keadilan dan Perdamaian Tji Hak-soon yang berada di Seoul, Korea.

Selamat merayakan Pesta Perak, Pastor Neles. 


Benjamin Tukan





Tidak ada komentar