HALSEL – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Halmahera Selatan, Idham Pora, menyatakan telah mengusulkan pembangunan jembatan penyeberangan menyusul dampak bencana yang terjadi di Desa Bokimiake, Kecamatan Kayoa Barat, beberapa waktu lalu.
Hal itu disampaikan Idham saat ditemui di ruang kerjanya, (06/04/2026). Ia menjelaskan, usulan tersebut difokuskan untuk menunjang aktivitas masyarakat, terutama akses anak-anak menuju sekolah.
Menurutnya, pihak PUPR sebelumnya telah melakukan survei lapangan sebagai tindak lanjut dari instruksi pemerintah pusat, termasuk terkait program pembangunan jembatan penyeberangan seperti Jembatan Merah Putih.
“Terkait bencana kemarin, baik jembatan yang sudah ada maupun yang dibutuhkan, kami sudah melakukan survei. Ini juga sebagai tindak lanjut instruksi pusat, terutama untuk mendukung akses anak-anak sekolah,” ujarnya.
Idham menambahkan, data kebutuhan pembangunan jembatan sebenarnya telah tersedia sebelum bencana terjadi. Namun, kondisi darurat pascabencana mendorong pemerintah daerah untuk segera menyesuaikan prioritas pembangunan.
Beberapa hari setelah kejadian, Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan langsung menggelar rapat koordinasi yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) serta dinas teknis terkait, termasuk PUPR.
“Pak Sekda merespon cepat dan kami langsung melakukan rapat koordinasi dengan TAPD dan dinas teknis. Kebutuhan ini sangat mendesak karena berkaitan langsung dengan dampak bencana,” jelasnya.
Lebih lanjut, Idham mengungkapkan bahwa usulan pembangunan jembatan tersebut sebenarnya telah diajukan sejak tahun 2025 melalui skema Dana Alokasi Umum (DAU). Namun, realisasinya sempat terkendala kebijakan efisiensi anggaran.
“Kami sudah usulkan pada 2025 melalui DAU, tetapi terkendala efisiensi anggaran. Kemarin juga kembali kami dorong dalam usulan perubahan karena ini masuk kategori kebutuhan mendesak,” katanya.
Saat ini, pemerintah daerah masih menunggu keputusan lanjutan dari Ketua TAPD terkait realisasi anggaran serta tindak lanjut pembangunan jembatan tersebut.
“Insya Allah kami tinggal menunggu informasi selanjutnya. Pemerintah daerah sudah merespon cepat, dan kami berharap kebutuhan ini segera direalisasikan,” pungkasnya.
Penulis : Pndi
Editor: Rekadsi

