HALSEL – Pemerintah Desa (Pemdes) dan Ibu-ibu Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Desa Tutuhu, Kecamatan Kasiruta Timur, Kabupaten Halmahera Selatan sulap lahan kosong menjadi kebun Sayur yang produktif sejak tahun 2025.

Kepala Desa Tutuhu, Jumbati Muhammad mengatakan Kebun Gizi di bentuk sebagai langkah mendukung program ketahanan pangan yang diselenggrakan oleh Pemerintah desa.

“Yang kami Tanam di kebun gizi ini adalah tanamanan Hortikultura dan Tanaman Obat Keluarga” Ungkapnya pada Selasa, (02/06/2026)

Lebih Lanjut Menurut Jumbati, tanaman Hortikultura yang ditanam diantaranya, Sayur Kangkung, Jagung, Cabai, Kemangi, Serai, Bayam, Pare, Ketimun, dan Kacang Panjang.

Gambar. Lahan Tanaman Hortikultura (istimewa)

Menurutnya, hasil panen dari kebun gizi ini tidak hanya dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi sehari-hari warga, tetapi juga dibagikan secara gratis kepada keluarga yang membutuhkan, khususnya untuk mendukung program pencegahan stunting di desa.

“Alhamdulillah, hari ini kami bisa melakukan panen perdana bersama ibu-ibu PKK dan warga. Hasilnya sangat memuaskan. Selain untuk konsumsi keluarga, program ini juga kami formulasikan untuk memastikan anak-anak di Desa Tutuhu mendapatkan asupan nutrisi dan sayuran yang segar dan sehat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Desa Tutuhu, Sarifa Safar, mengungkapkan rasa bangganya atas kekompakan para kader PKK dan warga dalam merawat kebun gizi tersebut. Menurutnya, mengubah lahan kosong menjadi lahan produktif bukanlah hal yang mudah, namun dengan gotong royong semua bisa terwujud.

“Awalnya ini hanya lahan kosong tak terawat. Tapi dengan semangat kebersamaan, kami sulap menjadi sumber pangan. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti di tingkat desa, tetapi bisa memotivasi setiap kepala keluarga untuk memanfaatkan pekarangan rumah mereka masing-masing,” ujarnya.

Kegiatan panen bersama ini berlangsung meriah dan dihadiri oleh jajaran perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga setempat. Pemdes Tutuhu berkomitmen untuk terus mengembangkan program kebun gizi ini dengan menambah variasi jenis tanaman produktif lainnya di masa mendatang. (*)