HALSEL – Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan kembali menggelar Jambore Cabang ke-III sebagai momentum kebangkitan Gerakan Pramuka setelah terakhir dilaksanakan pada tahun 2016. Kegiatan yang berlangsung di Bumi Perkemahan Samar Galila oma moy ini diikuti ratusan peserta dari berbagai kecamatan.

Dalam sambutannya, Bupati Halmahera Selatan Hasan Ali Bassam Kasuba, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah datang dari berbagai wilayah, bahkan menempuh perjalanan jauh melalui jalur laut dan darat demi mengikuti kegiatan tersebut.

“Keikutsertaan adik-adik semua bukan sekadar untuk berkemah, tetapi menjadi bukti bahwa generasi muda Halmahera Selatan adalah generasi yang tangguh dan kompak,” ujarnya.

Bupati juga memberikan penghargaan kepada Kwartir Cabang Halmahera Selatan serta panitia pelaksana yang telah menyukseskan kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa jambore ini menjadi titik penting dalam menghidupkan kembali semangat kepramukaan di daerah.

Menurutnya, Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, kemandirian, serta jiwa kepemimpinan generasi muda. Ia menekankan bahwa pemuda Halmahera Selatan merupakan pilar utama dalam menentukan arah pembangunan daerah ke depan, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.

“Pegang teguh Dasa Dharma Pramuka dan jadilah generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas serta kepedulian sosial,” tegasnya.

Sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab), Bupati juga menyatakan komitmen penuh pemerintah daerah dalam mendukung seluruh kegiatan Pramuka. Ia mengajak pimpinan OPD, camat, serta seluruh pemangku kepentingan untuk memberikan perhatian serius terhadap pembinaan generasi muda.

Selain itu, Bupati mengingatkan para pembina dan pendamping untuk membimbing peserta dengan penuh kesabaran dan kasih sayang, serta menjadi teladan bagi generasi muda.

Sementara itu, Ketua Kwartir Cabang Ny. Rifa’at Al Sa’adah dalam sambutannya menyampaikan bahwa Jambore Cabang 2026 bukan sekadar kegiatan berkemah, tetapi menjadi sarana melatih keterampilan, kepemimpinan, dan kemandirian peserta.

Kegiatan ini diikuti sebanyak 476 peserta dari 17 kecamatan dan 11 gugus depan. Para peserta akan mendapatkan berbagai pelatihan, mulai dari kedisiplinan, keterampilan dasar kepramukaan hingga pengembangan kemampuan diri.

“Jambore ini adalah langkah awal untuk membangun generasi yang siap menghadapi berbagai tantangan, di mana pun mereka berada,” ujarnya.

Pelaksanaan kegiatan ini juga didukung oleh Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), serta kontribusi dari pihak swasta, termasuk perusahaan Harita.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, pemerintah berharap Bumi Perkemahan Samar Galila Umumui dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan sebagai pusat pembinaan generasi muda di Halmahera Selatan (*)