HALSEL – Angin puting beliung yang menerjang Kecamatan Pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, menyebabkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (14/4/2026) sekitar pukul 03.00 WIT, saat sebagian besar warga masih tertidur. Angin kencang yang disertai hujan deras melanda wilayah tersebut selama beberapa jam.
Berdasarkan data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halmahera Selatan, tercatat sebanyak 53 rumah terdampak akibat bencana tersebut.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Halmahera Selatan, Sudarto Abd Wahab, menyampaikan bahwa rumah-rumah terdampak tersebar di sejumlah desa, di antaranya Rabutdaiyo, Desa Dalam, Desa Gorua, dan Desa Walo.
“Dari total 53 rumah terdampak, sebanyak 27 unit mengalami kerusakan ringan, sementara 26 unit lainnya mengalami kerusakan sedang,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kerusakan umumnya terjadi pada bagian atap serta struktur ringan bangunan akibat terjangan angin kencang yang disertai hujan deras.
Saat ini, BPBD Halmahera Selatan telah menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak sebagai langkah penanganan darurat.
Meski demikian, warga berharap pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah lanjutan berupa bantuan perbaikan rumah, mengingat sebagian rumah sudah tidak lagi layak huni.
BPBD juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan yang masih berpeluang terjadi di wilayah tersebut (*)

