HALSEL – Malam perdana rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Halmahera Selatan berlangsung meriah melalui pagelaran budaya dan malam perlombaan yang dipusatkan di Panggung Milenial UMKM Bacan, Desa Tembal, Kecamatan Bacan Selatan, Selasa (9/6/2026) malam.

Kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam memperingati perjalanan 23 tahun Kabupaten Halmahera Selatan sekaligus mengenang perjuangan para tokoh pemekaran yang telah meletakkan fondasi berdirinya Bumi Saruma.

Malam perdana perayaan HUT Halsel menghadirkan berbagai pertunjukan budaya dan perlombaan yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Beragam kegiatan ditampilkan, mulai dari lomba antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD), lomba masyarakat, tarian tradisional berbagai suku, lomba puisi, lomba menyanyi, lomba video daerah Halmahera Selatan, pagelaran budaya paguyuban, hingga berbagai kreativitas lainnya.

Antusias masyarakat terlihat dengan padatnya lokasi acara. Warga tidak hanya menikmati hiburan budaya, tetapi juga ikut merasakan berbagai pelayanan pemerintah yang dihadirkan dalam rangkaian perayaan HUT Halsel ke-23.

Kehadiran stan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) turut menjadi daya tarik tersendiri. Berbagai produk usaha masyarakat dan kuliner khas daerah ditampilkan sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan ekonomi rakyat.

Selain pagelaran budaya, pemerintah daerah melalui sejumlah instansi juga menghadirkan berbagai layanan untuk masyarakat, di antaranya Mal Pelayanan Publik oleh Dinas PTSP Halsel, Saruma Job Fair oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Halsel, layanan CKG oleh Dinas Kesehatan Halsel, serta sejumlah program pelayanan lainnya.

Koordinator Divisi Acara HUT ke-23 Halmahera Selatan, Dr. Daud Djubedi mengatakan, rangkaian kegiatan tahun ini dirancang sebagai ruang kebersamaan yang mempertemukan pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, dan komunitas budaya dalam satu semangat membangun daerah.

“Peringatan HUT ke-23 Halsel bukan hanya sekadar perayaan, tetapi menjadi wadah memperkuat persatuan dan kebersamaan. Melalui budaya, kreativitas, dan keterlibatan masyarakat, kita ingin menunjukkan bahwa pembangunan Halmahera Selatan adalah tanggung jawab bersama,” ujar Dr. Daud Djubedi.

Menurutnya, seluruh rangkaian acara telah dipersiapkan dengan melibatkan berbagai pihak agar masyarakat dapat merasakan langsung kemeriahan hari jadi daerah sekaligus menjadi ruang untuk menampilkan potensi dan kreativitas masyarakat Halsel.

“Seluruh kegiatan akan berlangsung mulai malam ini hingga 16 Juni 2026. Kami berharap masyarakat dapat terus berpartisipasi dan menjaga suasana kebersamaan selama seluruh rangkaian perayaan berlangsung,” tambahnya.

Kehadiran rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Bupati Halmahera Selatan Hasan Ali Bassam Kasuba bersama Wakil Bupati Helmi Umar Muchsin untuk menghadirkan pemerintahan yang dekat dengan masyarakat, membuka ruang partisipasi publik, serta mendorong kemajuan daerah.

Peringatan HUT Halsel ke-23 tahun ini juga tidak hanya terpusat di ibu kota kabupaten. Seluruh desa di Halmahera Selatan turut mengambil bagian melalui doa syukuran dan upacara peringatan HUT Halsel di wilayah masing-masing.

Hal ini menunjukkan bahwa HUT ke-23 Halsel bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi perayaan bersama yang mencerminkan rasa cinta, bangga, dan kepemilikan masyarakat terhadap daerahnya.

Kolaborasi pemerintah daerah, panitia penyelenggara, OPD, pelaku UMKM, komunitas budaya, serta seluruh masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan rangkaian HUT Halsel ke-23 yang penuh warna, budaya, dan kebersamaan.

Melalui momentum hari jadi ini, pemerintah daerah mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, melanjutkan cita-cita para pendiri daerah, serta bersama-sama membangun Halmahera Selatan menjadi daerah yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera. (**)