WAYAMIGA – Unit Kegiatan Mahasiswa Islam, Universitas Nurul Hasan (UKMI UNSAN) menjadi tuan rumah penyelenggaraan Forum Silaturahim Lembaga Dakwah Kampus Daerah (FSLDK-D) Maluku Utara ke-6.

Kegiatan Digelar pada 12-13 September 2026. FSLDK-D merupakan agenda dua tahunan dari lembaga kampus yang dilaksanakan tiap daerah.

Tema yang diangkat dalam FSLDK-D tahun 2026 adalah “Menjaga Khittah Perjuangan dalam Memperbaharui Model Gerakan Dakwah Maluku Utara”. Sejumlah agendapun dibahas dalam kegiatan ini di antaranya diskusi Kebangsaan, himbauan Karhutla, Workshop, sidang-sidang, dan aksi Palestina.

​Ketua UKMI UNSAN, Ansar saat dikonfirmasi mengatakan, Rangkaian acara diawali dengan pembukaan resmi yang dihadiri oleh pimpinan Universitas Nurul Hasan, perwakilan organisasi kemahasiswaan, delegasi LDK dari berbagai perguruan tinggi se-Maluku Utara.

Kehadiran para peserta mempertegas komitmen bersama dalam memperkuat tali silaturahmi antaraktivis kampus di wilayah Malut.

​Kata Ansar, Dalam sesi Diskusi Kebangsaan, para peserta menyoroti peran strategis mahasiswa Islam dalam menjaga keutuhan NKRI di tengah dinamika sosial yang kian kompleks.

Diskusi ini menghadirkan Komandan Kodim 1509/Labuha. Diskusi menghasilkan pandangan bersama bahwa LDK harus tetap menjadi benteng moral sekaligus pelopor perubahan positif di lingkungan akademis dan masyarakat luas

Ansar Menambahkan, Isu lingkungan hidup juga akan menjadi perhatian utama melalui penyampaian imbauan Karhutla (Kebakaran Hutan dan Lahan).

Mengingat kondisi iklim yang menuntut kewaspadaan tinggi, FSLDK Maluku Utara mendorong para aktivis mahasiswa untuk aktif mengedukasi masyarakat sekitar guna mencegah kerusakan lingkungan yang berpotensi memicu bencana.

​Pada agenda workshop, para delegasi dibekali dengan keterampilan manajemen organisasi modern serta pemanfaatan media digital untuk dakwah.

Pelatihan ini dirancang agar setiap LDK mampu mengadaptasi model gerakan yang relevan, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan generasi muda saat ini.

Pada sesi sidang-sidang pleno, forum akan merumuskan arah gerak strategis FSLDK-D Maluku Utara untuk dua tahun ke depan.

Selain mengevaluasi kinerja kepengurusan sebelumnya, sidang ini juga menetapkan rekomendasi kepemimpinan baru serta menyusun rekomendasi kebijakan yang berdampak langsung bagi kemajuan gerakan dakwah kampus.

​Sebagai penutup rangkaian kegiatan, seluruh peserta menggelar aksi kepedulian dan solidaritas untuk Palestina. Melalui orasi, para mahasiswa menegaskan kembali posisi FSLDK-D dalam mendukung kemanusiaan universal dan kemerdekaan bangsa Palestina, pungkasnya. (***)

Penulis: Ul
Editor : Redaksi