HALSEL – Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara, melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan), terus menggenjot pembangunan fasilitas sanitasi yang tersebar di sejumlah desa pada 2026.

Dari total 11 paket pekerjaan sanitasi yang ditangani, empat paket telah rampung 100 persen, sedangkan enam paket lainnya dilaporkan mencapai progres sekitar 80 persen.

Kepala Dinas Perkimtan Halsel, Ikbal Hi. Mustafa, menjelaskan bahwa dari 11 paket tersebut, satu paket bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK), sementara 10 paket lainnya dibiayai melalui Dana Alokasi Umum (DAU).

“Paket yang bersumber dari DAK berlokasi di Desa Indomut, Kecamatan Bacan, dengan jumlah 50 unit. Sementara itu, 10 paket yang didanai melalui DAU tersebar di sejumlah desa,” ungkap Ikbal saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (13/10/2026).

Ia merinci, pekerjaan sanitasi yang bersumber dari DAU dilaksanakan di Desa Labuha, Amasing Kota Barat, Belong-Belang, dan Kaputusan, Kecamatan Bacan.

“Program tersebut juga menyasar Desa Doko, Kecamatan Kasiruta Barat; Desa Loleojaya dan Kasiruta Dalam, Kecamatan Kasiruta Timur; Desa Pulau Gala, Kecamatan Kepulauan Joronga; Desa Ranga-Ranga, Kecamatan Gane Timur Selatan; serta Desa Akelamo, Kecamatan Gane Timur,” paparnya.

Menurut Ikbal, jumlah unit sanitasi pada setiap paket berbeda-beda, bergantung pada besaran anggaran dan cakupan pekerjaan. Dalam satu paket, pembangunan dapat mencakup sembilan hingga 20 unit, bahkan lebih.

“Penyelesaian pekerjaan menjadi perhatian agar fasilitas yang dibangun dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat di desa penerima program,” imbuhnya.

Pembangunan fasilitas sanitasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas lingkungan permukiman sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap sarana sanitasi yang layak di Kabupaten Halmahera Selatan.(**)