HALSEL – Pembangunan fisik Balai Latihan Kerja (BLK) di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara, mulai dikerjakan pada Oktober 2026. Proyek tersebut ditargetkan rampung pada Mei 2027.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Halsel, Dr. Daud Djubedi, mengatakan pembangunan BLK kini memasuki tahap pelaksanaan setelah sebelumnya dilakukan sejumlah persiapan.

“Di Oktober ini sudah mulai jalan pelaksanaannya,” kata Daud saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (29/9/2026).

Sebelum pekerjaan fisik dimulai, tim dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI telah melakukan verifikasi terhadap lahan hibah yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Halsel sebagai lokasi pembangunan BLK.

Daud menjelaskan, pembangunan BLK tersebut menggunakan skema pembiayaan Bank Dunia sehingga tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Halsel.

“Kalau anggaran memang tidak ada campuran dari daerah. Itu semua menggunakan skema Bank Dunia,” ujarnya.

Menurut dia, apabila pelaksanaan berjalan sesuai jadwal, pekerjaan fisik BLK ditargetkan selesai pada Mei 2027. Namun, proses penyerahan proyek dijadwalkan berlangsung pada Desember 2027 karena terdapat masa pemeliharaan setelah pekerjaan fisik selesai.

“Target rampung kalau mengikuti jadwal itu Mei 2027. Itu fisiknya semua sudah selesai. Tapi penyerahannya Desember 2027 karena ada masa pemeliharaan,” jelasnya.

BLK tersebut akan dibangun di atas lahan hibah seluas sekitar 10 hektare dengan total pagu anggaran pembangunan mencapai sekitar Rp72 miliar.

Pembangunan fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung penyediaan sarana pelatihan sekaligus meningkatkan kompetensi dan keterampilan tenaga kerja di Kabupaten Halsel.

 

Penulis: RI